Hello World! v.2

Hello World! v.2

Cool as well :D

Git lagi

Intro

Sebenarnya sudah banyak situs ataupun blog yang membahas mengenai “GIT” ini, jauh lebih lengkap dan berwarna #halah. Tapi berhubung saya sering lupa, dan beberapa bookmark saya menguap entah kemana maka saya putuskan untuk menulis apa yang saya anggap penting yng sering kepake maksudnya

Ilustrasi

Mari kita sedikit berimajinasi terlebih dahulu, misal Sule Steven sekarang sedang skripsi. Akhirnya dia sekarang lanjut ke pengerjaan bab 3. Sule Steven sudah mantap dengan apa yang dikerjakannya, datanglah di pagi yang cerah ia ke ruang dosen pembimbing. Setelah bimbingan sekitar 45 menit 23 detik, Sule Steven keluar dengan riang karena telah mendapat beberapa pencerahan dan masukan dari sang dosen. Pulang ke rumah dengan semangat berapi api, Sule Steven merevisi hasil bab 3-nya tidak lupa Sule Steven membackup file-nya terlebih dahulu, dengan nama “bab3-ori.doc”. Setelah hampir 1/3 malam dihabiskan Sule Steven baku hantam dengan bab 3-nya, Sule menge-save dengan nama “bab3-ori-revisi1.doc”. Keesokan harinya, Sule bimbingan lagi, pukul 09:30 dan lagi lagi pak dosen mencorat coret hasil begadang Sule semalam tadi. Pulang bimbingan, istirahat sebentar dan Sule mulai merevisi lagi, baku hantam lagi dengan word editor kesayangannya dan akhirnya beres juga, tak lupa Sule save terlebih dahulu sebelum tidur dengan nama “bab3-ori-revisi2.doc”. Ternyata hari hari berikutnya diisi dengan revisi, revisi dan revisi hingga file terakhirnya pun bernama “bab3-ori-revisi12-semangat.doc”. Lalu tetiba sang dosen minta k Sule untuk mengembalikan bab 3-nya ke 3 hari yang lalu dan memberi sedikit comment, begitu seterusnya @_@ Efektifkah ?
Oke oke, mungkin ilustrasinya sedikit klaim berantakan, coba lihat gambar di bawah ini. :D

[caption id=”” align=”aligncenter” width=”600”] revisi looping :D[/caption]

Keuntungan

Lalu apa keuntungan dari git itu sendiri ? Menurut narasumber , git itu “Makes your life easier” mari kita sama sama ucapkan banyak terima kasih ke Bapak Linus Trovald #ThanksBeratsPak. Cuman itu ? Bisa lebih spesifik masbro ? Oke oke, tenang. Ini ada beberapa keuntungan dari menggunakan git

  1. Data redundancy and replication – Since there are multiple full repositories on multiple machines (instead of one central repository), the risk of project loss due to server failure or some other catastrophe is much lower.
  2. High availability – Server down? Network down? No problem. Work in your repo (commit, view history, branch, etc) to your heart’s content. Try that with Subversion!
  3. Only one .git directory per repository – Versus a .svn in every subfolder, which, as you may know from painful personal experience, can lead to problems.
  4. Superior disk utilization and network performance
  5. Properties such as ignores are much easier to manage than in Subversion
  6. Collaboration Friendly – Git makes it easy to collaborate on projects with groups of contributors. And with great services like Github, Git’s collaboration friendliness is even further magnified.
  7. Not just for code! – Git is great for all sorts of projects, not just hacking code. For example, all of Gitology’s written content is managed with Git, not just it’s code.

Cheatsheet


git config –global user.name “”
: untuk mengkonfigurasi nama user


git config –global user.email “<email@domain.com>”
: untuk mengkonfigurasi email user


git add path/to/file
: untuk menambahkan file ke staging area


git commit -m ‘Pesan’
: untuk mengirimkan file dari staging area ke project history


git status
: untuk menampilkan file-file yng modified


git log
: untuk menampilkan history commit-an secara full


git log –author=Ahmad –oneline –after={tanggal}
: untuk menampilkan history dengan parameter tertentu


git checkout
: untuk mengembalikan file to old version / sebelum di edit


git reset –soft commit
: untuk undoing commit k versi commitan yng keberapa(terserah), tanpa merubah file modified nya


git reset –hard HEAD
: untuk undoing commit versi extreme, file2 yang modified juga ikutan hilang #dooh!


git rm –cached /path/to/file
: untuk remove index file dari stage, tanpa meresetnya (undoing git add)


git branch
: untuk mengetahui lagi berada di branch mana.


#cmiiw #MelawanLupa
Semoga bermanfaat :D

Referensi:

http://software.endy.muhardin.com/aplikasi/pemakaian-git-sehari-hari/